Sabtu, 26 Mei 2012

Pengumuman Penerimaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

 
Berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor : 892.1/1674/SJ tanggal 1 Mei 2012 tentang Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2012/2013, diberitahukan bahwa Kementrian Dalam Negeri melalui Pemerintah Kabupaten Kediri membuka kesempatan bagi putra putri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (Diploma IV) pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan ketentuan sebagai berikut :

Untuk ketentuan selengkapnya klik DISINI

Sumber: PEMKAB KEDIRI

Selasa, 22 Mei 2012

Daftar Peserta PLPG 2012 Rayon 143 UNP Kediri - Tahap 3

Rombel 1, Kelompok 1 LEC Kediri
Dengan ini kami menyampaikan Daftar Nama Peserta PLPG yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei – 5 Juni 2012 dan 1 - 10 Juni 2012. Berikut kami lampirkan berkas sebagai berikut :
  1. Distribusi peserta untuk tiap-tiap lokasi PLPG tahap III yang dilaksanakan tanggal 27 Mei – 5 Juni 2012.
  2.  Distribusi peserta untuk tiap-tiap lokasi PLPG tahap III yang dilaksanakan tanggal 1 - 10 Juni 2012.

Minggu, 20 Mei 2012

Materi Kebijakan Pengembangan Profesi Guru

Mulai tahun 2012 ini, materi PPG (Pengembangan Profesionalitas Guru) yang biasa diberikan pada hari pertama, diganti dengan Kebijakan Pengembangan Profesi Guru (KPPG). Materi ini disusun oleh Prof. Syawal Gultom selaku Kepala BSPDMP-PMP. Bagi yang berminat, bisa mengunduhnya di sini (klik link ini).
Sumber: http://psg15.um.ac.id

Sabtu, 19 Mei 2012

Pemerintah Buka Penerimaan CPNS Reguler


Metrotvnews.com, Makassar: Pemerintah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) reguler atau lewat jalur umum. "Sebanyak 60 ribu orang untuk reguler," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar di Makassar, Sabtu (19/5).

Penerimaan CPNS dibuka untuk seluruh departemen dan pemerintah daerah hingga tingkat kabupaten dan kota. "Tapi syaratnya daerah harus membuat analisa kebutuhan, apa yang sudah ada dan apa yang belum ada," ujar Azwar.

Ia menegaskan, moratorium tak berarti penerimaan PNS ditutup, tapi harus melalui analisa jabatan. "Kita sudah latih analis-analis jabatan lebih dari tiga ribu orang, mereka yang menghitung di setiap kabupaten," tambahnya.

Sementara itu, untuk pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) kategori II sebagai CPNS, ia mengatakan, pihaknya belum menerima hasil pendataan PTT kategori II secara keseluruhan. "Pengangkatan PTT kategori I menjadi CPNS tahun ini harus rampung sementara kategori II tahun depan," jelas dia.

Sumber: metrotvnews.com

Honorer Guru Agama Terbanyak Dikoreksi

JAKARTA-Kementerian Agama terbanyak mengoreksi honorer kategori satu (K1) yang bermasalah. Masalah utamanya karena salah pengertian tentang kriteria honorer K1 dan K2.

"Laporan pengaduan yang masuk kebanyakan honorer guru agama. Mereka yang sudah mengabdi di bawah 2005 itu protes karena tidak dimasukkan ke K1," kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat yang dihubungi, Jumat (18/5).

Meski tidak menyebutkan angka pastinya, namun Tumpak mengungkapkan, honorer K1 terbanyak adalah tenaga pendidik. Dari tenaga pendidik itu yang paling banyak mengeluhkan tidak masuk kriteria adalah guru agama.

"Mereka protes, sudah lama bekerja di bawah 2005 tapi kenapa tidak masuk K1 dan malah K2. Guru Agama di Madrasah Aliyah, Tsanawiyah, Ibtidaiyah merasa ada perbedaan perlakuan ke mereka dibanding guru yang mengabdi di sekolah negeri," tuturnya.

Terhadap masalah ini, Tumpak mengatakan, BKN telah menyarankan untuk mericek ke Kementerian Agama. Sebab, untuk guru agama, Kemenag lah yang punya kewenangan.

"Yang jelas perbedaan honorer K1 dan K2 hanya pada aspek pembiayaan saja. Kalau K1 dibiayai oleh APBN/APBD, sedangkan K2 non APBN/APBD," tandasnya.
Sumber: JPNN